Angka Kematian Meningkat, Karena Masuk Rumah Sakit Sudah Parah

19 views
banner 468x60)

SINTANGMEDIA : Sejak bulan April 2021, angka kasus pasien meninggal mengalami peningkatan di Kabupaten Sintang. Pada bulan April, tercatat 27 orang.

Angkanya meningkat drastis pada bulan Mei 2021, totalnya 55 orang. Pada bulan Juni pada minggu pertama, bertambah 11 kasus kematian.

“Tingginya angka kematian bulan Mei-Juni ini karena pasien yang terlambat dibawa ke rumah sakit. Masuk rumah sakit sudah dalam keadaan parah,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, Senin (7/6/2021).

Berdasarkan data Dinkes Sintang, per tanggal 6 Juni 2021, total kasus konfirmasi mencapai 2.298 kasus dari total 12.384 spesimen sampel yang diperiksa.

Dari total 2.296 kasus konfirmasi, 2.081 pasien sembuh. Sementara kasus meninggal dunia mencapai 110 orang.

“Bagi warga kita yang menunjukkan gejala awal Covid-19, segera minta mereka berobat ke puskesmas dan rumah sakit,” pinta Jarot.

Menurut Jarot, saat ini Kabupaten Sintang masuk dalam zona kuning atau resiko rendah. Begitu pula dengan kasus mingguan dan angka kematian mingguan juga turun, namun Jarot tetap meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Jarot mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan keikhlasan masyarakat menerapkan protokol 5M. Kerja keras Satgas Covid-19 dan seluruh team medis dan terutama terima kasih pada check-point Sepulut yang berhasil mencegah 167 pasien positif Covid-19 masuk diam-diam ke Sintang. Check-point Sepulut sudah kita tutup.

“Harapan kita adalah pelaksanaan PPKM Mikro mulai dari RT, RW, Desa dan Kelurahan. Jaga daerah kita dari pejalan dari luar Sintang yang datang ke tempat kita. Jaga diri kita, keluarga dan tetangga kita jangan sampai terlambat. Disiplin protokol 5M, tingkatkan imunitas kita dengan olah raga dan makan yang bergizi,” pesan Jarot. (Up)

Editor : PETRUS HERI SUTOPO

banner 468x60)
Penulis: 
author

Posting Terkait

banner 468x60)

Tinggalkan pesan